Materi WAN

NAMA : MUHAMMAD REIHAL

KELAS : XI-TKJ 2






 Langkah-langkah fiber optic.

Passive optical network(PON) adalah arsitektur jaringan point-to-multipoint, fiber to the premises (FTTP) di mana pemisah optik tak berdaya digunakan untuk memungkinkan satu fiber optik melayani banyak tempat. PON memungkinkan berbagai pelanggan untuk berbagi koneksi yang sama, kecuali semua komponen aktif. Kata "pasif" di sini mengacu pada perangkat yang tidak memerlukan konversi listrik-ke-optik atau optik-ke-listrik selama pengoperasiannya. Aspek optik pasif yang umum termasuk konektor optik, skrup / pemisah, atenuasi optik, isolator, sirkulator, filter, sakelar, dan OADM (multiplekser tambah / jatuhkan optik) dll. Dengan manfaat PON, sekarang banyak digunakan oleh orang-orang sebagai alat yang menjanjikan. jawaban untuk jaringan telekomunikasi akses modern.

Komponen Pasif Umum

Konektor Fiber optik

Konektor optik, juga disebut konektor fiber optik, digunakan untuk sambungan sambungan sementara atau yang dapat dibongkar dari dua bagian fiber optik, kabel atau perangkat optik. Ada banyak jenis konektor optik yang telah dikembangkan pada zaman yang unik, dan untuk tujuan yang berbeda. Jenis konektor yang paling umum digunakan termasuk konektor gaya ST, SC, FC, MTRJ dan LC.




Skrup / Pemisah

Coupler adalah gadget optik yang menggabungkan cahaya dari fiber yang berbeda sedangkan splitter adalah perangkat optik yang memisahkan cahaya menjadi fiber yang luar biasa. Secara segi, dalam banyak kasus, tidak ada perbedaan antara coupler dan splitter, fungsi fasa adalah sama. Perbedaan fungsional dibuat dengan cara mana yang Anda gunakan sebagai input vs. output. Contoh: 1 × 2 penggandeng / pembagi, jika sisi enter berada pada satu kaki, itu akan membagi tanda ke bawah dua kaki (pembagi). Sebagai alternatif, jika input dikirim pada sisi dua kaki, sinyal akan digabungkan ke kaki tunggal (penggandeng). Terutama ada dua jenis pemisah: satu adalah pemisah tipe fusi tradisional yang dikenal sebagai penggandeng FBT (atau pemisah optik FBT WDM), dan yang lainnya adalah pemisah PLC berdasarkan teknologi PLC (Sirkuit Gelombang Cahaya Planar). Nilai coupler FBT lebih rendah dari splitter PLC sedangkan splitter PLC memiliki pengukuran yang ringkas dan sesuai untuk aplikasi kepadatan. Selain itu sesuai dengan kemasannya terdapat tipe tray, tipe stainless tube dan tipe box rackmount.

Baca Juga: pengertian kabel fiber optik

Penggandeng & pembagi

Atenuasi optik Peredam optik adalah perangkat yang mengurangi daya cahaya yang ditransmisikan dengan cara yang dikelola. Ini umumnya digunakan dalam menjaga penerima dari mencapai saturasi, penyeimbangan daya panjang gelombang, menyamakan kekuatan node dalam komunitas distribusi multifiber atau pengujian. Atenuasi optik dapat dibagi menjadi empat jenis. Mereka masing-masing adalah attenuator gaya steker (dengan bagian yang bergerak), attenuator in-line (tanpa bagian yang bergeser), attenuator tetap dan attenuator variabel.

Isolator  Fiber optik

Isolator optik adalah perangkat yang mencegah penyebaran cahaya yang dipantulkan kembali. Isolator optik mentransmisikan cahaya hanya dalam satu arah. Mereka digunakan untuk memblokir transmisi cahaya ke arah laser, yang penting untuk mengontrol kebisingan karena laser sensitif terhadap umpan balik yang tidak disengaja pada panjang gelombang yang sama. Prinsip kerja dari Isolator Optik didasarkan pada dua jenis unit yang bekerja sesuai dengan sifat cahaya terpolarisasi: Polarizer & amp; Faraday Rotators.

Sirkulator fiber optik

Sirkulator optik adalah perangkat searah (non-timbal balik) yang mengarahkan tanda optik dari satu port ke port berikutnya secara berurutan hanya dalam satu arah pada satu waktu. Sirkulator optik mengoperasikan aturan yang sama (rotator Faraday) sebagai pengecualian isolator untuk beberapa port, biasanya tiga atau 4 port. Ini adalah elemen yang berguna untuk merakit komponen tambahan / jatuhkan optik.

Sakelar fiber optik

Sakelar optik adalah perangkat yang digunakan untuk secara dinamis memanipulasi koneksi fisik antara port input dan port output. Ada banyak jenis sakelar optik sesuai dengan teknologi fabrikasi mereka. Jenis yang paling umum dari sakelar optik adalah sakelar optik mekanis, sakelar optik MEMS (Sistem Mikro-Elektro-Mekanik) dan sakelar magneto-optik dll. Mereka terutama digunakan dalam loop fiber optik, pengukuran otomatis, pemantauan jarak jauh komunitas fiber optik, peralihan rute cahaya, pemantauan sistem, penelitian dan pengembangan laboratorium, transplantasi multiplexing, sistem pemantauan arah optik dengan konfigurasi dinamis, uji saklar pengaman jalan lingkar, sistem penginderaan fiber optik, pemeriksaan perangkat optik dan penelitian dan sebagainya.



© Konfigurasi Perangkat Pasif Jaringan Fiber Optik
Source: https://www.tutorfiber.com/2021/04/konfigurasi-perangkat-pasif-jaringan-fiber-optik.html



Dalam suatu jaringan komputer terdapat beberapa komponen pendukung seperti host/komputer pengguna, server, switch beserta kabel sebagai penghubung dan menyalurkan data. Sampai saat ini terdapat beberapa jenis kabel yang biasanya digunakan dalam instalasi jaringan komputer seperti kabel Coaxial dan Twisted.

Untuk 2 jenis kabel tersebut mungkin yang paling banyak digunakan dari dulu hingga saat ini. Namun seiring kemajuan zaman, masyarakat menginginkan akses kecepatan yang lebih tinggi serta kemampuan transfer data lebih maksimal. Sebenarnya kabel Coaxial dan Twisted sudah cukup memenuhi standard namun tentunya perlu adanya inovasi terbaru dengan berbagai macam kelebihan.

Kecepatan akses yang tinggi dalam suatu jaringan pastinya menjadi hal yang paling dicari terutama untuk keperluan browsing di internet. Hal inilah yang melatarbelakangi kemunculan kabel Fiber Optik dan dalam sekejap langsung mendapatkan tempat tersendiri di masyarakat.

Dalam artikel kali ini kami akan menjelaskan lebih dalam mengenai kabel Fiber Optik, meliputi pengertian Fiber Optik, fungsi, cara kerja serta kelebihan dan kekurangan dari Fiber Optik.


Pengertian Fiber Optik

Berbeda dari kabel lain yang membawa listrik, kabel Fiber Optik adalah jenis kabel yang berfungsi mengubah sinyal listrik menjadi cahaya dan mengalirkannya dari satu ke titik yang lain. Bahan utama dari kabel jenis Fiber Optik ini adalah dari serat kaca dan plastik yang sangat halus, bahkan lebih halus dari sehelai rambut manusia. Beda halnya dari kabel lain yang memakai bahan dari tembaga.

Terdapat 2 jenis mode transmisi yakni Single Mode yang memanfaatkan sinar laser sebagai media transmisinya dan Multi Mode yang menggunakan media LED. Biasanya jenis kabel Fiber Optik ini lebih sering dipakai pada suatu instalasi jaringan dengan kelas menengah hingga atas.


Fungsi Fiber Optik

Pada dasarnya fungsi dari kabel Fiber Optik sama seperti jenis kabel yang lain yakni menghubungkan antar komputer atau pengguna satu sama lain dan dalam lingkup jaringan tertentu.

Yang menjadi pembeda adalah kecepatan akses yang tinggi serta kemampuan transfer data lebih cepat. Untuk kecepatan pengiriman data bisa sampai kisaran Gigabit per detiknya. Selain itu karena tidak membawa listrik kabel jenis ini juga tida terpengaruhi gangguan elektromagnetik sehingga stabil dalam penggunaannya.

Namun tentunya dengan banyaknya kelebihan yang diperoleh tentunya harus dibayar lebih mahal, itulah sebabnya kabel jenis ini tidak dipakai oleh sembarangan orang. Biasanya perusahaan skala besar serta operator telekomunikasi yang lebih sering memilih menggunakan kabel Fiber Optik ini. Bahkan saat ini pun perusahaan pengembang Wi-Fi sudah mulai memakai Fiber Optik karena lebih cepat dan stabil.


contoh soal fiber optik.

1. Jenis topologi yang memiliki node tengah sebagai pusat penghubung dari suatu jaringan adalah topologi ….
A. Star *
B. Cincin
C. Tree
D. Bus
E. Ring

2. Alat yang berfungsi untuk menghubungkan 2 jaringan dengan segmen yang berbeda adalah ….
A. Router *
B. Switch
C. HUB
D. Access point
E. Radio outdor

3. Permasalahan yang timbul pada jalur utama topologi bus adalah ….
A. Kecepatan tranfer data rendah *
B. Data tidak sampai tujuan
C. Terjadi tabrakan data (colision)
D. Terjadinya kerusakan pada hub
E. Kecepatan transfer data sedang

4. Dibawah ini merupakan salah satu contoh SOJ pure, kecuali ….
A. Linux debian
B. fedora
C. freeBSD *
D. Windows XP Black Edition
E. Linux ubuntu

5. Dalam Model OSI Layer, yang berfungsi untuk menerima data dari Session Layer adalah ….
A. Network layer
B. Data link layer
C. Transport layer *
D. Physical layer
E. Data link

6. Sebuah program aplikasi yang bertugas untuk menerima permintaan paket dan memberinya balasan berupa paket yang di inginkan client disebut ….
A. Client
B. Server *
C. Client-server
D. Peer to peer
E. Sistem oprasi

7. Terdapat beberapa topologi yang digunakan dalam jaringan komputer, kecuali topologi ….
A. HUB
B. Hybrid *
C. Star
D. Linier bus
E. Tree

8. Subnet Mask yang dapat digunakan pada IP kelas B adalah . ….
A. 255.0.0.0
B. 255.255.255.255
C. 255.255.255.0
D. 255.255.0.0 *
E. 255.255.255.258

9. Dari pernyataan dibawah ini yang merupakan kekurangan dari topologi bus adalah . ….
A. Sulit dalam pengelolaan
B. Membutuhkan konsentrator
C. Konfigurasi dan pengkabelan cukup sulit
D. Jika satu node putus maka koneksi jaringan tidak akan berfungsi *
E. Konfigurasi dan pengkabelan cukup sukar

10. Media transmisi jaringan berbasis kabel serat optik yang dapat digunakan untuk transmisi-transmisi modulasi adalah ….
A. wirelles
B. STP
C. UTP
D. Fiber optik *
E. Coaxial/coax/BNC.

11. Berikut ini fungsi firewall adalah ….
A. Penghubung antara 2 jaringan yang berbeda
B. Penghubug antara 2 jaringan ke internet menggunakan 1 IP
C. Program yang melakukan request terhadap konten dari internet
D. Menghubungkan antara 2 jaringan ke internet menggunakan 2 IP
E. mengatur dan mengontrol lalu lintas jaringan *

12. Server yang memudahkan pengalokasian alamat IP kepada setiap user dalam suatu jaringan adalah ….
A. Mail server
B. FTP server
C. Web server
D. Proxy server
E. DHCP server *

13. Software yang ditanam pada sebuah computer untuk menerjemahkan bahasa computer merupakan pengertian dari. …
A. Software
B. Hardware
C. Brainware
D. Aplikasi
E. Firmware *

14. Berikut ini adalah contoh-contoh media transmisi yang menggunakan kabel, kecuali ….
A. STP
B. Fiber Optik
C. Coaxial/coax/BNC
D. Wirelless *
E. Antena

15. Protokol umum yang sering digunakan oleh mailserver adalah, kecuali ….
A. POP3
B. IMAP
C. SMTP *
D. TCP
E. IP

16. Sebuah program tambahan yang berfungsi sebagai alat mempermudah penggunaan PC disebut ….
A. Sistem oprasi
B. Program paket
C. Software aplikasi *
D. Antivirus
E. Bahasa pemrograman

17. Di bawah ini adalah contoh dari sistem terdistribusi, Kecuali ….
A. Internet
B. WWW
C. Intranet
D. Mainframe *
E. Mobil computing

18. Program yang dapat digunakan untuk membuat suatu file berupa presentasi adalah….
A. Microsoft power point *
B. Microsoft word
C. Microsoft excel
D. Macromedia flash
E. Adobe photoshop

19. Server yang berfungsi sebagai pemberi akses/pertukaran transfer data antara dua komputer adalah ….
A. DHCP server
B. FTP Server *
C. Mail server
D. SNMP server
E. Web server

20. Di bawah ini adalah protokol yang terdapat dalam lapisan aplikasi pada lapisan OSI, yaitu …
A. SMTP *
B. IP
C. POP3
D. TCP
E. IMAP

Prinsip kerja Fiber optik

 tergantung pada prinsip jumlah refleksi internal. Refleksi cahaya atau dibiaskan berdasarkan sudut yang menyerang permukaan. Prinsip ini berpusat pada cara kerja serat optik Membatasi sudut di mana gelombang cahaya dikirim memungkinkan untuk mengontrol secara efisien sampai ketujian.

Apa itu Teknologi Fiber Optik?

Jadi, fiber optik adalah salah satu jenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus (berdiameter 120 mikrometer, lebih kecil dari rambut manusia), yang digunakan sebagai media transmisi. Kabel ini bisa mentransmisikan sinyal cahaya dari lokasi satu ke lokasi lainnya dengan kecepatan yang optimal. Transmisi bisa dilakukan dengan kecepatan tinggi karena sistem kerjanya menggunakan pembiasan cahaya. Sedangkan cahaya yang digunakan untuk proses transmisi adalah LED atau laser. Karena memiliki kecepatan yang tinggi, fiber optik banyak digunakan sebagai saluran komunikasi, sehingga pengguna bisa menjangkau orang lain dengan kecepatan yang optimal pula.


Jenis-jenis Kabel Fiber Optik

Berdasarkan mode transmisinya, teknologi fiber optik menggunakan dua jenis kabel, yaitu:

  1. Fiber Optik Mode Tunggal (Single Mode)

    Sesuai namanya, jenis kabel fiber optik ini memiliki transmisi tunggal, jadi hanya bisa mentransmisikan cahaya melalui satu inti dalam satu waktu. Fiber optik mode tunggal ini memiliki kabel berukuran sangat kecil, yaitu sekitar 9 mikrometer. Biasanya kabel ini digunakan untuk menyebarkan cahaya dari sinar inframerah, yang memiliki gelombang cahaya sepanjang 1300 hingga 1500 nanometer.

  2. Fiber Optik Mode Multi (Multi Mode)

    Fiber optik mode multi adalah kebalikan dari fiber optik mode tunggal, yaitu memiliki inti yang lebih besar, dengan ukuran kurang lebih 625 mikrometer. Ukurannya yang lebih besar membuat fiber optik mode multi bisa mentransmisikan banyak cahaya dalam satu waktu / secara bersamaan. Karena kapasitasnya yang besar, jenis kabel ini sering digunakan untuk tujuan komersil, untuk mengakomodasi pengguna yang jumlahnya juga banyak. Berbeda dengan fiber optik mode tunggal, jenis kabel ini bisa mengirimkan sinar infrared dengan panjang gelombang 850 hingga 1300 nanometer.
Tipe Kabel Fiber Optik yang jamak digunakan adalah sebagai berikut:
  • Armored Cable.
  • Simplex Cable.
  • Zipcord Cable.
  • Low Smoke Zero Halogen.
  • Hybrid & Composite Cable.
  • Aerial Cable/Self-Supporting.
  • Breakout Cable.
  • Tight Buffer.


1. Fiber Optik Mode Tunggal

Kabel fiber optik mode Tunggal (single) persis sesuai penamaannya, jenis serat optik ini hanya memancarkan satu mode cahaya. Dengan kata lain, ia hanya dapat membawa satu panjang gelombang cahaya dalam suatu waktu. Panjang gelombang tersebut sekitar 1310 nm atau 1550 nm.

img_5faa03118a8e6-5828968

Apakah karena memancarkan 1 mode cahaya akan membuat Fiber optik Mode Single kemampuannya dalam mentransfer data jadi lebih sedikit? Nyatanya tidak demikian, pada fiber optik tipe tunggal kemampuannya jauh lebih baik daripada serat optik multimode karena memiliki bandwidth lebih banyak dan kekurangannya lebih sedikit dibanding multimode. Dari segi kecepatannya, tak tertandingi.

img_5faa03119a701-8086088

Ada juga hal yang menarik, keberadaan Fiber mode Tunggal muncul sesudah Fiber optik jenis Multimode. Selain itu, karena cahaya dalam mode tunggal bergerak dalam arah lurus, berakibat ada lebih sedikit minusnya dibanding multimode, dan itu dapat digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan koneksi jarak jauh.

Kekurangan dari Mode Tunggal ini diantarnya lebih sulit pada saat proses instalasi pemasangan.

2. Fiber Optik Multimode

Sesuai dengan namanya, jenis fiber optik yang satu ini memungkinkan terjadinya beberapa mode cahaya untuk melakukan perjalanan di sepanjang porosnya.

img_5faa0311a6a24-5690107

Secara fisik dibandingkan Mode single, Multimode fiber optic memiliki diameter inti yang lebih tebal. Panjang gelombang cahaya dalam serat multimode berada dalam spektrum yang terlihat mulai 850 hingga 1300 nm.

Refleksi gelombang di dalam fiber multimode terjadi pada sudut yang berbeda untuk setiap mode. Akibatnya, berdasarkan sudut-sudut ini, jumlah refleksi dapat bervariasi.

Fiber optic Multi mode ini terbagi lagi menjadi dua jenis yaitu:

  • Fiber optik multimode stepped index
  • Fiber optik multimode graded index.
    img_5faa0311b582c-2059595

Tipe Kabel Optical Fibers dan speknya

Diantara yang beredar dan banyak diketahui, entah itu yang diterapkan secara pribadi pada sebuah komponen tertentu atau yang sering dijumpai dalam suatu keumuman yang ada, dibawah ini akan diterangkan tipe kabel fiber optik. selangkapnya dibawah ini,silahkan simak.

Multimode Fiber

1. OM1
img_5faa0311c9d93-6739543

Warna Pembungkus Kabel – Oranye
Size Inti – 62.5um
Kecepatan Rata-Rata Data – 1Gb @ 850nm panjang gelombang
Jarak – mencapai 300 meter
Diaplikasikan pada – Jaringan jarak pendek, Jaringan Area Lokal (LAN) & jaringan pribadi

2. OM2
img_5faa0311df079-4728860

Warna Pembungkus Kabel – Oranye
Size Inti – 50um
Kecepatan Rata-Rata Data – 1Gb @ 850nm panjang gelombang
Jarak – mencapai 600 meter
Diaplikasikan pada – Jaringan jarak pendek, Jaringan Area Lokal (LAN) & jaringan pribadi
Umumnya digunakan untuk jarak yang lebih pendek. Jangkauan jaraknya 2X lebih panjang dari OM1

3. OM3 – Multimode yang Dioptimalkan Laser
img_5faa03120128b-7194472

Warna Pembungkus Kabel – Aqua
Size Inti – 50um
Kecepatan Rata-Rata Data – 10Gb @ 850nm panjang gelombang
Jarak – mencapai 300 meter
Menggunakan lebih sedikit mode cahaya, memungkinkan peningkatan kecepatan
Mampu menjalankan 40GB atau 100GB hingga 100 meter menggunakan konektor MPO
Diaplikasikan pada – Jaringan Pribadi Yang Lebih Besar

4. OM4 – Multimode yang Dioptimalkan Laser
img_5faa031213581-4425668

Warna Pembungkus Kabel – Aqua
Size Inti – 50um
Kecepatan Data – 10G @ 850nm panjang gelombang
Jarak – mencapai 550 meter
Mampu menjalankan 100GB hingga 150 meter menggunakan konektor MPO
Diaplikasikan pada – Jaringan Berkecepatan Tinggi, Pusat Data, Pusat Keuangan, Korporasi dan Kampus

5. OM5 – Multimode Fiber terbaru dan terhebat
img_5faa03122cd54-8608790

Warna Pembungkus Kabel – Hijau Kapur
Sifatnya kompatibel dan mampu dipasangkan dengan kabel OM3 dan OM4
Kemampuan rentang panjang gelombang yang lebih luas antara 850nm dan 953nm
Dirancang untuk mendukung Short Wavelength Division Multiplexing (SWDM)
Dapat mentransmisi dikisaran 40GB/detik dan 100GB/detik
Diaplikasikan pada – Jaringan dan data center high-speed yang memerlukan jarak sinergi lebih besar dan kecepatan yang jauh lebih tinggi.

Single Mode Fiber

1. Kabel Mode Tight Buffered OS1
img_5faa03123cb9c-3078454

Setiap fiber memiliki lapisan pelindung sebanyak dua lapis (diberi kode warna untuk identifikasi). Satu lapisan berupa plastik dan lapisan lainnya berupa acrylate tahan air.

Diaplikasikan pada – Penggunaan Dalam Ruangan, loop lokal telco jarak menengah, LAN dan sambungan point-to-point di kota, bangunan, pabrik, taman, kantor atau kampus. OS1 dapat mendukung kecepatan hingga 10G dan jarak hingga sekitar 10 km (6 mil).

2. Kabel Mode Loose Tube OS2
img_5faa0312495c1-2601088

Semua fiber tanpa pembungkus selain lapisan luarnya. Setiap serat memiliki lapisan berwarna untuk identifikasi. Selain tahan abrasi, fiber kabel ini biasanya diisi dengan gel optik yang melindungi serat dari kelembaban. Terminasi konektor membutuhkan kit kipas.

Diaplikasikan pada – Penggunaan Luar Ruangan, jumlah serat tinggi, tulang punggung telco dan jalur backhaul jarak jauh, aplikasi penanaman langsung di sepanjang jalan dan jalur kereta api. OS2 dapat mendukung kecepatan hingga 100G dan jarak hingga 200km (124 miles).

Penggunaan Kabel Serat Optik Pada Dunia Industri

Karakteristik Kabel Fiber Optik

Karakteristik kabel fiber optik adalah sebagai berikut:

  1. Beroperasi pada kecepatan tinggi (gigabit per detik).
  2. Mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar.
  3. Biaya rata-rata pernode cukup mahal.
  4. Media dan ukuran konektor kecil.
  5. Kebal terhadap interferensi elektromagnetik.
  6. Jarak transmisi yang lebih jauh yaitu 2 – 60 kilometer.

Teknologi fiber optic atau serat cahaya, mampu menjangkau dengan jarak yang besar dan mampu menyediakan perlindungan terhadap gangguan elektrik. Kecepatan transfer data mampu mencapai 1000 mbps dengan jarak satu segment dan dapat leboh dari 3.5 km. Kelebihan lain kabel serat cahaya tidak mudah terganggu terutama pada lingkungan, cuaca, dan panas.

Demikianlah penjelasan lengkap seputar pengertian fiber optik, cara kerja serta kekurangan dan kelebihannya dalam dunia telekomunikasi. Meskipun membutuhkan biaya yang mungkin dapat menguras kantong dalam instalasi, namun hal ini tidak lah menjadi masalah. Karena hal ini didukung oleh kualitas jaringan yang super cepat dan tahan lama, sehingga sangat baik digunakan dalam kegiatan komersial atau yang lainya.




Komentar